Penyebab Tumbuhnya Kumis Pada Wanita

Rabu, 12 Januari 2011

Bagikan :
Anda sudah bolak-balik waxing ke salon untuk menghilangkan bulu-bulu tipis di atas bibir, tapi terus saja tumbuh. Anehnya, tak hanya di atas bibir, tapi juga di bawah dagu, rahang, bahkan di dada. Bukan hanya itu, Anda pun harus pikir-pikir seribu kali dulu untuk pakai rok, apalagi rok mini. Pasalnya, betis mulus Anda ditumbuhi bulu yang lumayan lebat, bahkan agak keriting, seperti betis pria dewasa. Kalau ada yang iseng nyeletuk, “Wanita, kok, kakinya berbulu…,” Anda pun gemas setengah mati. Iiih, rasanya kepingin nendang!Tapi, mengapa hanya segelintir wanita saja yang mengalami kondisi ini? Sebenarnya, apa, sih, penyebabnya?

ULAH HORMON ANDROGEN
Sebagai wanita, tentu Anda merasa kurang nyaman dengan kondisi tersebut. Tapi, jangan hanya mencari pemecahan ke salon, cobalah cek ke dokter. Setelah menjalani tes darah, mungkin Anda bisa mendapatkan jawaban yang jelas.

Selama ini, jika bicara soal hormon reproduksi wanita, mungkin yang langsung terlintas di benak Anda adalah estrogen, yaitu hormon utama wanita, yang salah satu tugasnya adalah untuk mematangkan sel telur. Sedangkan pada pria, hormon utama yang berperan adalah androgen, atau dikenal juga sebagai hormon seks (testosteron). Namun, bukan berarti wanita tidak memilikinya. Dalam tubuh wanita juga terdapat hormon androgen, meski jumlahnya hanya sedikit sekali.

Menurut androlog dr. Anita Gunawan MS. Sp. And. dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, hormon androgen memainkan peran penting dalam pengaturan fungsi tubuh wanita, baik sebelum, selama, maupun sesudah menopause. Hormon inilah yang memicu tumbuhnya rambut di ketiak dan pubis saat dimulainya masa puber pada gadis remaja.

Selain itu, androgen juga diperlukan wanita dalam proses pembentukan estrogen, sekaligus memainkan peran penting dalam men-cegah pengeroposan atau hilangnya massa tulang (osteoporosis), mempertahankan gairah seks (libido), dan menyeimbangkan mood.

Bedanya, bila pada pria hormon androgen diproduksi di testis dan anak ginjal (kelenjar yang menempel di atas ginjal), maka pada wanita hanya diproduksi di anak ginjal. Jenis dan jumlahnya juga berbeda. Pada wanita, kadar hormon androgen hanya boleh ada maksimal 10% dibanding pada pria. Jadi, bila pria memproduksi hormon androgen sekitar 6-8 mg per hari, maka wanita seharus-nya hanya memproduksi kurang dari 0,5 mg per hari. Kadarnya sulit dinyatakan dengan pasti, karena nilainya berfluktuasi, tergantung pada usia, siklus haid, dan status menopause wanita yang bersangkutan.

Tapi, dalam hal apa pun, apabila kekurangan atau berlebihan, tentu ada efek negatifnya. Jika tubuh seorang wanita memproduksi hormon pria tersebut secara berlebihan, maka tak perlu heran bila kondisi fisiknya pun menjadi cenderung maskulin (antara lain: berkumis, tumbuh bulu-bulu berlebihan di beberapa bagian tubuh, berbadan kekar). Wanita yang mengalami kelainan hormonal seperti ini biasa disebut wanita androgenik. Namun, untuk memastikan kondisi ini, dibutuhkan tes darah di laboratorium.

ref: tryawanagus.wordpress.com
Terima kasih atas kunjungan anda. Hubungi kami di redaksi@tahukahkamu.com atau admin@tahukahkamu.com. Silakan keluarkan pendapat anda dengan berkomentar di bawah ini.
PENGUMUMAN
http://3.bp.blogspot.com/_VWGypXyRtgI/TCBXHjeuGgI/AAAAAAAAAZM/H9DXAOmgwBM/s1600/animasi.gif
TahukahKamu.com akan meluncurkan stasiun radio online.

Bagi kamu yang suka ngomong atau hobi cuap-cuap, dipersilakan untuk menjadi DJ radio online ini.

Kami akan kirimkan cara setting komputer kamu untuk bisa siaran via email.

Silakan daftarkan diri kamu melalui formulir "Pendaftaran DJ Tahukah Kamu Radio" atau klik di sini.


Terima kasih.


Klik di sini untuk menghilangkan pengumuman ini

7 komentar:

Anonim mengatakan...

cara mengilangkannya???

Anonim mengatakan...

waghu huuuuuuuuuuuu
:-L

Anonim mengatakan...

risih bgt memang, klo udh dandan cantik, tampil feminim, tp di wajah tetep ada kumis mengganggu,, klo dicukur, ngeri malah tumbuh lebih byk, jd klo aku, bulan kmrn nyoba treatment di www.zap.co.id itu tuh tmpt khusus ngilangin bulu secara permanen d bagian tubuh mana aja, dan bner lho trnyata, 2-3 minggu stlh treatment, bulu2 di atas bibirku jd berkurang, rontok sendiri gtu.. thanks zap.. ^_^

Intan Restu Sahadina mengatakan...

aku juga punya kumis tipis.. 8-}
kadang di ledekin juga sih sama temen2...
tapi.. aku merasa yaman2 aja tuch sama kumis tipis ini...
aku jadi ngerasa beda aja sama yang lain..
yang penting kan kumisnya gk tebel kayak kumisnya om om... :D

Jihan Nur Pratiwi mengatakan...

Kalo pake cara ini bakalan tumbuh lagi nggak sih? takut kalo malah tambah lebat :'(

oshwind skrtel mengatakan...

cewe saya tumbuh bulu di bagian atas mulut dan kaki, saya pengen tau apa penyebabnya :(

Silvi Andrea mengatakan...

Benarkah bertahan dalam waktu yg lama? Atau setelah itu tumbuh lagi?

Poskan Komentar

Gunakan kode berikut jika ingin menyertakan emoticon:

:))

:)]

;))

;;)

:D

;)

:p

:((

:)

:(

:X

=((

:-o

:-/

:-*

:|

8-}

~x(

:-t

b-(

:-L

x(

=))