Kategori

‎4 Malaikat Yang Mendatangi Orang Sakit

Senin, 19 November 2012

Tak perlu kamu bersedih dalam sakit karena itu adalah ujian dalam ibadahmu.

Salah satu bukti kasih sayang-NYA adalah,ALLAH SWT mengutus 4 malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit.

Berikut adalah penjelasannya;

“Apabila seorang hamba ALLAH SWT yang beriman menderita sakit,maka ALLAH SWT memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”

Diriwayatkan oleh Abu Imamah Al Bahili. Dalam hadist yang lain Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam: “Apabila seorang hamba mukmin sakit,maka ALLAH mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”

ALLAH SWT memerintahkan :

1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.

2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya

3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.

4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya,maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.

Tatkala ALLAH akan menyembuhkan hamba mukmin itu,ALLAH SWT memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya,rasa lezat dan cahaya di wajah sang hamba.

Namun untuk malaikat ke 4,ALLAH SWT tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin.

Maka bersujudlah para malaikat itu kepada ALLAH SWT seraya berkata :

“Ya ALLAH...mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan.??”

ALLAH SWT menjawab:

“Tidak baik bagi kemuliaan-KU jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit.

Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”

Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana Sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”

Dan Sabda Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam:"Tidaklah seorang muslim mendapatkan kelelahan,sakit,kecemasan,kesedihan,marabahaya, dan juga kesusahan hingga duri menusuknya, melainkan ALLAH akan menghapuskan dosa-dosanya dengan hal tersebut (HR.Bukhari dan Muslim)...

sumber: fb.com/permalink.php?story_fbid=412762325461723&id=138509376220354

Tips dan Trik Memotret di Museum

Selasa, 02 Oktober 2012

Museum adalah salah satu tempat yang layak dimasukkan dalam daftar kunjungan wisata saat berlibur. Menilik karya-karya menawan yang dipajang dan arsitektur bangunan museumnya sendiri yang nyeni, sayang jika tidak mengabadikannya dalam bentuk foto.

Akan tetapi, tak seperti tempat wisata lainnya, museum memiliki kebijakan yang lebih ketat ketika berurusan dengan kegiatan memotret. Di luar itu, kondisi pencahayaan di museum yang tidak terlalu terang menjadi persoalan tersendiri.

Namun bukan berarti hal ini tidak ada solusinya. Dikutip dari ExposureGuide, berikut cara mengatasi kendala memotret di museum :

1. Sebelum Memulai
Bagi sebagian orang pasti sudah mengetahui bahwa museum memiliki peraturan yang ketat mengenai aktivitas memotret. Larangan ini salah satunya adalah larangan pemakaian flash atau larangan memotret benda-benda tertentu.

Namun, sebagian besar museum masih membolehkan pengunjung untuk memotret arsitektur bangunan dan area di luarnya. Untuk melakukannya, pilih aperture besar (f/2.8-f/4.0) guna memasukkan cahaya yang cukup. Bila perlu, gunakan tripod atau monopod saat memakai shutter speed rendah jika flash tidak boleh digunakan.

2. Memotret dalam Kondisi Low Light
Pencahayaan di museum biasanya tidak terlalu terang. Oleh karena itulah diperlukan penyettingan kamera secara tepat.

Pakai ISO setidaknya di angka 400. Jika flash tak boleh dipakai, gunakan aperture terlebar semampu Anda sehingga Anda bisa menggunakannya secara hand hold dan pakailah shutter speed tinggi.

Pasalnya, terkadang saat memotret display, tripod juga dilarang karena bisa menghalangi orang lain untuk melihat karya yang dipajang.

3. Hindari Refleksi Kaca
Banyak pameran yang dipajang di dalam kaca, terutama artefak dan lukisan berharga. Untuk menghindari refleksi, jangan pernah gunakan flash, di luar penggunaannya memang tidak diperkenankan.

Dalam kasus ini, Anda harus mendekatkan lensa ke kaca, jika ini dibolehkan. Namun, bersihkan dulu kaca di depan Anda agar bekas sidik jari tidak ikut terekam dalam foto.

Jika Anda bisa memakai filter polarisasi, ini juga akan sangat membantu mengurangi refleksi. Kadang juga dibutuhkan menaikkan ISO karena banyak artefak yang dipajang dalam kondisi yang sangat temaram.

4. Perhatikan Detail
Jangan takut untuk mendekat pada obyek guna mendapatkan efek dramatis. Lensa makro di sini sangat membantu untuk menangkap detail.

Namun jika Anda harus berada dalam jarak yang agak jauh, pakailah lensa zoom. Atur settingan ke aperture besar yakni f/1.8 hingga f/4.0 dan kecepatan rana 1/100 per detik jika memakai flash atau 1/60 per detik dan lebih rendah jika tanpa flash.

5. Memotret Langit-langit
Beberapa museum memiliki aristektur yang menarik dan berseni. Terkadang, arsitektur apik ini bisa dijumpai di langit-langit.

Guna mengabadikan keindahannya, hadapkan kamera ke atas dan cobalah untuk tidak memakai flash. ISO 400 ke atas dibutuhkan agar kamera bisa berkompromi dengan cahaya yang minim. Gunakan self timer atau cable release bila dibolehkan memakai tripod, dengan tujuan mencegah foto menjadi blur.

TahukahKamu.com | sumber: detikinet.com

Jangan Ucapkan 5 Hal ini Saat Melancong!

Berpikir sebelum Anda berbicara merupakan strategi jitu bagi setiap orang, khususnya saat bersiap melakukan perjalanan. Guna menghindari kesalahpahaman dalam perjalanan Anda, hilangkan kelima kalimat berikut dari kosa kata Anda.

Banyak pelancong ditangkap karena bercanda soal terorisme di bandara. … Apakah Anda berbicara bahasa Inggris?
Ada beberapa ekspresi lokal yang harus dipelajari pelancong internasional sebelum memasuki suatu negara, dan berikut adalah salah satunya. Bahkan jika Anda sama sekali tidak memahami bahasa setempat, berbicaralah menggunakan frase-frase sederhana dengan logat daerah setempat — dengan kata-kata seperti “tolong,” “halo,” “terima kasih,” "tidak, terima kasih," dan "di mana kamar mandi?" — akan berhasil.

Tambahkan kalimat berikut dalam daftar Anda “Apakah Anda berbicara bahasa Inggris?” yang diucapkan dengan bahasa lokal. Itu menunjukkan rasa hormat. Dan penduduk lokal tampaknya akan menjadi lebih tanggap dan membantu turis yang tidak bertingkah seakan setiap orang harus menguasai bahasa mereka.

Apakah Anda punya kembalian?
Kalimat ini harusnya jangan diucapkan kepada pembawa barang, pemandu wisata, pengemudi taksi bandara, petugas hotel atau petugas layanan yang tidak bekerja di balik mesin kasir. Bepergian dan memberi tip adalah bagian yang tak terpisahkan. Namun, para pelancong harusnya menyiapkan segala bentuk uang kecil dalam mata uang setempat sebelum memulai perjalanan. Jangan bikin para petugas pelayanan dalam posisi yang canggung dengan merogoh dompetnya demi memberikan kembalian atas tip Anda.

Dapatkah Anda membantu saya? Saya tersesat, dan tinggal di …
Apakah Anda pernah menyaksikan film “Taken”? Film itu bercerita mengenai seorang gadis yang diculik di Paris setelah penjahat penyelundup manusia mengetahui tempat tinggalnya. Ya sih, itu film Hollywood. Tapi dalam beberapa hal, seni mengadaptasi realita.

Banyak penjahat mengincar pelancong yang lugu — khususnya di tempat tujuan favorit para turis — dan bukan ide yang bagus untuk mengatakan kepada orang asing bahwa Anda berasal dari luar kota atau memberi tahu tempat Anda menginap. Anda mungkin tidak akan dijual sebagai budak seks, tapi Anda bisa saja dirampok. Apalagi jika hotel tempat Anda menginap minim penjagaan.

Saya tidak mau pergi ke sana, tidak ada ulasan mengenai tempat itu!
Meski kita menghargai kekuatan dan kepraktisan akan ulasan yang diberikan para turis, namun mereka tetap memiliki keterbatasan. Wilayah baru, toko lokal, penginapan yang kecil, dan daerah wisata yang jarang dikunjungi sering kali tidak dibahas dalam ulasan turis. Mengembangkan ketergantungan terhadap ulasan akan mencegah Anda untuk menemukan berbagai hal baru.

Seorang turis mengatakan kepada salah satu situs kami, IndependentTraveler.com, “Beberapa memori luar biasa yang saya miliki berasal dari menjelajahi Swiss dengan kereta api. Saya singgah di beberapa kota tanpa mengetahui apa pun mengenai tempat itu atau di mana saya akan menginap. Itu membuat diri saya menjadi berani dan menemukan berbagai hal baru.”

Ya ampun, aku kan tidak bawa bom
Keamanan bandara kadang memang tampak seperti lelucon — khususnya apabila anak kecil ikut diperiksa atau bila petugas mencuri dari penumpang. Tapi itu tidak berarti bahwa Anda harus jadi komedian saat melintasi alat detektor logam. Banyak pelancong ditangkap karena bercanda soal terorisme di bandara.

Menurut Transportation Security Administration (TSA), “Tingkah agresif, candaan yang tidak layak, dan berbagai ancaman lainnya tidak dapat ditoleransi. Candaan dan atau komentar mengenai ancaman terhadap para penumpang di dalam pesawat akan ditanggapi secara serius dan dapat berujung pada hukuman atas tindak kriminal atau hukuman sipil bagi para pelakunya.” Jadi berlakulah secara wajar dan simpan candaan Anda untuk dilakukan di luar bandara.

TahukahKamu.com | sumber: id.berita.yahoo.com

7 Tips Merawat iPad dan Tablet PC Android

Untuk membuat gadget yang kita miliki tetap awet, tentu diperlukan perawatan yang baik dan benar. Berikut beberapa tips yang dapat lakukan untuk membuat iPad atau Tablet Android kesayangan Anda tetap awet :
  1. Untuk menghindari goresan, pasang pelindung di LCD
  2. Gunakan casing yang sesuai untuk menjaga kebersihan
  3. Hindarkan dari paparan sinar matahari langsung
  4. Charge baterai sebelum habis atau mati total dan cabut baterai kalau sudah penuh
  5. Jangan terlalu sering melakukan update data di Settings Accounts
  6. Sebaiknya gunakan wallpaper biasa, jangan live wallpaper
  7. Uninstall aplikasi yang jarang dipakai
Demikian tips yang dapat dilakukan untuk membuat gadget kesayangan Anda tetap awet.

sumber: teknobiz.co.id

Apa Makna dari Gangnam Style?

Senin, 01 Oktober 2012

Wah, sebelumnya mohon maaf ni buat sobat Tahukah Kamu semua. Sudah lama sekali TahukahKamu.com tidak ada posting baru.

Mudah-mudahan artikel baru ini dapat mengobati rasa rindu kamu dengan TahukahKamu.com.

Perdana di bulan ini, kita bahas dulu topik yang lagi hangat-hangatnya ya. Gangnam Style, sebuah gerakan unik yang dibuat oleh rapper Korea Selatan. Lalu, apa sebenarnya makna dari kata Gangnam Style? Berikut kita jelaskan dengan singkat.

Sebelum populer, terutama setelah muncul di Youtube, nama gerakan sekaligus dengan musiknya yang unik ini sebenarnya sudah akrab di masyarakat Korea.

Gangnam adalah sebuah kawasan mewah di Korea Selatan. Boleh dibilang sih, ini kawasan orang-orang elit. Mulai dari artis, publik figur, dan orang-orang terkenal lainnya banyak yang tinggal di sini. Tidak hanya itu, 90% dari sekitar 300 klinik operasi plastik di Korea Selatan, berada di kawasan ini. Nah, pada video klip PSY, syutingnya dilakukan di sini. Jadi, "Gangnam" dapat diartikan dengan kemewahan.

Jadi, "Gangnam Style" lebih tepatnya adalah Gaya Hidup mewah.

Lalu, apa pula makna dari sebutan "Oppa Gangnam Style"?

Oppa merupakan panggilan dari perempuan untuk saudara laki-laki, tapi dapat juga diartikan untuk kata ganti pertama, atau ketiga untuk laki-laki yang lebih tua dari perempuan. Norma-norma baru di Korea, juga menggunakan kata ini untuk sebutan kepada pacar atau pasangan laki-laki.

Jadi, "Oppa Gangnam Style" dapat diartikan, kakak, atau pacar laki-laki seorang Gangnam Style atau seorang yang bergaya mewah. [TahukahKamu.com]